Menu Click to open Menus

Dewasa Itu Pilihan dan Tua Itu Pasti

(888 Views) Agustus 20, 2015 9:25 pm | Ditulis Oleh Mohammad Amar Shodiq

dWipena.com –¬†Setiap manusia pasti mengalami beberapa fase pertumbuhan di dalam kehidupannya, dari saat pertama kali ia terlahir sebagai bayi, kemudian beranjak menjadi anak-anak, remaja, dewasa, kemudian sampailah ia pada fase terakhir yakni hari tuanya, itulah gambaran kehidupan. Akan tetapi sering kali kita temukan bahwa terkadang umur itu tidak menjamin akan kedewasaan seseorang, karena ada orang yang telah dewasa dari segi umurnya, akan tetapi sikap dan prilakunya tidak mencerminkan seperti orang dewasa, malah kekanak-kanakan. Dan tidak jarang ¬†ada pula anak yang masih dipandang belum dewasa dari segi umurnya, tetapi dari gaya bicara, maupun prilaku yang ditampilkannya sehari-hari mencerminkan seperti orang yang sudah dewasa.

Kedewasaan bisa timbul melalui berbagai hal seperti pendidikan, dari pendidikan seseorang mendapatkan ilmu pengetahuan, dan dari pengetahuan yang ia dapatkan itulah yang kemudian membimbingnya dalam berprilaku, karena melalui pendidikan seseorang akan belajar, dan dari belajar seseorang pula akan mengalami adanya perubahan. Selain itu, dari pengalaman sehari-hari melalui pergaulan di lingkungan sekitarnya juga dapat mengajarkan seseorang banyak hal, dan tidak sedikit nantinya memberi pengaruh kepada kedewasaan seseorang.

Secara hukum di Indonesia seseorang dianggap dewasa ketika ia menginjak umur 17 tahun sebagai prasyarat dalam membuat KTP, kemudian dari pandangan kacamata agama seseorang dianggap sudah dewasa/aqil balig adalah setelah ia telah dipandang matang dari aspek biologis maupun aspek psikisnya. Terdapat beberapa indikator yang bisa dijadikan tolak ukur kedewasaan seseorang diantaranya meliputi beberapa hal:

  1. Ia memiliki pemahaman yang baik tentang dirinya sendiri

Untuk mencapai kedewasaan memanglah tidak mudah, karena kita tidak mengetahui ukuran timbangan dari kedewasaan itu seperti apa. Akan tetapi, kedewasaan seseorang bisa di lihat dari beberapa indikator yang salah satunya adalah dari sikap dan perilaku yang diperlihatkan oleh orang tersebut. Hal yang menjadi tolak ukur kedewasaan seseorang dintaranya ia memiliki pemahaman akan kekurangan dan kelebihan yang melekat pada dirinya, selain itu juga ia akan senantiasa berusaha memperbaiki kekurangannnya tersebut dengan hal-hal yang lebih baik.

  1. Tidak keras kepala (lebih bijak dalam memutuskan sesuatu perkara dan menyikapi permasalahan).

Hal lain yang kiranya tidak kalah penting adalah, seseorang dipandang telah dewasa ketika ia tidak memiliki sikap keras kepala yang ditunjukkan dalam kesehariannya, karena sikap keras kepala biasanya identik dengan anak-anak. Seseorang setelah mencapai fase kedewasaan akan senantiasa penuh pertimbangan dalam bertindak dan tidak mementingkan egonya, dan lebih bisa mengendalikan diri. Dalam kesehariannya orang yang telah dewasa akan lebih peka pada hal-hal disekelilingnya baik itu dirinya dan orang lain, menjunjung nilai-nilai kejujuran, dan lebih bijaksana dalam menyikapi setiap permasalahan yang dihadapinya.

  1. Mempunyai pikiran yang matang

Pandangan tentang kedewasaan menurut seseorang akan memiliki perbedaan dengan orang lain. Masih berkaitan dengan beberapa indikator di atas, pemikiran yang matang akan senantiasa ditunjukkan oleh orang yang telah beranjak dewasa, dalam bertindak dan berbicara ia senantiasa mempunyai filter yang dijadikannya sebagai bahan pertimbangan, dan juga lebih bertanggung jawab akan apa yang telah ia lakukan, serta bertanggung jawab kepada hal-hal yang menjadi kewajibannya.

Berpijak kepada statement awal sebagaimana ungkapan yang menyatakan bahwa dewasa itu pilihan sedangkan tua itu pasti, mengindikasikan kepada kita bahwa memang seiring berjalannya waktu dan umur yang semakin bertambah semua orang akan didatangi oleh kepastian yang dinamai hari tua. Akan tetapi, tidak semua yang sudah mengalami tua di dalam hidupnya dikatakan telah dewasa, karena tidak sedikit ketika seseorang telah mengalami hari tua ia akan kembali ke kehidupannya awalnya yakni sikapnya yang seperti anak-anak.

 

Tanggal : Dewasa Itu Pilihan dan Tua Itu Pasti

Hasil Pencarian Pembaca Hari ini :

    tolak ukur kedewasaan tolok ukur seseorang di katakan mempunyai pemikiran dewasa umur tidak
Mohammad Amar Shodiq Dipublikasikan dan ditulis oleh Mohammad Amar Shodiq
Tentang Mohammad Amar Shodiq

Usia saya sekarang 24 tahun riwayat pendidikan alhamdulillah lulus tahun 2013 dari UiN sunan Kali jaga Yogyakarta fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, status masih single alias belum menikah

Categorised in: