Menu Click to open Menus

Beberapa Hal Yang Perlu Menjadi Perhatian Sebelum Menikah

(560 Views) Oktober 2, 2015 10:01 am | Ditulis Oleh Mohammad Amar Shodiq

dWipena.com –┬áMenikah di kalangan para remaja, saat ini seolah-olah bukan lagi menjadi hal yang asing di mata masyarakat kita, karena memang fenomena tersebut kini banyak sekali terjadi di lingkungan perkotaan maupun pedesaan. Namun demikian, padahal sebelum seseorang melangsungkan pernikahan banyak hal-hal yang perlu kiranya menjadi perhatian, karena menikah bukanlah hubungan yang di dalamnya mengandung unsur main-main seperti terjadinya putus dan nyambung dikarenakan adanya berbagai macam persoalan sebagaimana di dalam pacaran.

Hal lainnya juga seperti keputusan yang tergesa-gesa biasanya selalu dilakukan oleh sebagian orang dalam melangsungkan pernikahan, tanpa mempertimbangkan alasan-alasan rasional yang disarankan oleh agama dan pakar-pakar yang mengetahui seluk beluk tentang ilmu pernikahan, berkeluarga, dan seterusnya. Keputusan sepihak dan tergesa-gesa biasanya hanya akan menimbulkan penyesalan dalam rumah tangga atau pernikahan seseorang dikemudian hari.

Diantara beberapa hal yang perlu menjadi perhatian sebelum menikah atau membina rumah tangga adalah.

  1. Perlunya kematangan ekonomi

Faktor ekonomi memang bukanlah menjadi satu-satunya alasan dan penghambat bagi seseorang yang hendak melanjutkan hubungannya ke jenjang pernikahan, akan tetapi dalam kenyataannya hal yang satu ini memang sering kali menjadi persoalan di kalangan masyarakat kita sendiri. Kurangnya persiapan berupa kematangan ekonomi yang dimiliki oleh seseorang,  kerap kali memicu adanya keretakan di dalam rumah tangga seseorang setelah pernikahan, karena pada saat menikah nantinya ada banyak pengeluaran baru yang harus ditanggung bersama.

Jika sebelum menikah seorang remaja masih mempunyai kebebasan untuk membelanjakan uang yang dia miliki sesuka hatinya, maka ketika menikah uang yang nilainya sedikit pun akan terasa sangat berharga. Karenanya, penting kiranya untuk bersikap hemat dengan mengetahui mana yang dinamakan kebutuhan, dan mana yang dinamakan keinginan.

  1. Perlunya kematangan mental

Kematangan mental disini masih memiliki keterkaitan dengan kematangan ekonomi di atas, karena jika seseorang belum memiliki kematangan mental berupa ia bisa mengontrol dan mengelola emosinya sehingga tidak mudah tertekan, tidak mudah terpengaruh juga sangat penting. Setelah menikah, pandangan orang lain kepada orang yang telah menikah akan memiliki perbedaan dari pada sebelum ia mempunyai status sebagai seorang suami istri.

Terkadang sering kali kita mendengar banyaknya omongan dari luar yang selalu mencampuri urusan rumah tangga seseorang, seperti karena masih tinggal bersama orang tua setelah menikah, atau tinggal bersama mertua, ditambah di dalam keluarga besar tersebut telah ada banyak keluarga yang tinggal disana, baik itu keluarga dari kakak atau pun dari adik yang telah terlebih dahulu melangsungkan pernikahan, kemudian belum memiliki pekerjaan yang baik, dan lain-lain.

Kejadian seperti demikian itu jika tidak disikapi dengan mental yang matang sering kali menimbulkan konflik, dan apabila seseorang belum bisa memiliki kematangan mental yang baik, maka jangan heran ketika prahara antar keluarga bisa terjadi, bahkan cakupan yang lebih luasnya adalah ketika ada orang lain yang bukan dari keluarga yang ikut campur mengurusi rumah tangga kita, permasalahan nantinya tidak hanya akan berada di dalam keluarga saja, melainkan dari luar juga akan membebani kita.

Fenomena maraknya pernikahan dini di kalangan remaja saat ini, seharusnya menjadi cerminan dan pelajaran buat kita bahwa membina rumah tangga itu bukanlah perkara yang mudah dan bukanlah hal yang dapat dicoba-coba. Karena menikah merupakan sesuatu yang sakral dan penting bagi keberlangsungan kehidupan dua insan yang hendak melanjutkan ke jenjang suci yakni rumah tangga.

Kendati demikian penting juga kiranya kita memperhatikan dan mempersiapkan sebaik mungkin, bekal berupa kematangan ekonomi dan mental, agar nantinya ketika hendak menikah kita tidak merasa terbebani karenanya.

Tanggal : Beberapa Hal Yang Perlu Menjadi Perhatian Sebelum Menikah

Mohammad Amar Shodiq Dipublikasikan dan ditulis oleh Mohammad Amar Shodiq
Tentang Mohammad Amar Shodiq

Usia saya sekarang 24 tahun riwayat pendidikan alhamdulillah lulus tahun 2013 dari UiN sunan Kali jaga Yogyakarta fakultas tarbiah jurusan Pendidikan Bahasa Arab, status masih single alias belum menikah

Categorised in: